cakrawalanews.co – Tantrum bagaikan badai kecil yang melanda rumah tangga. Tangisan pilu, teriakan kencang, dan lemparan barang menjadi pemandangan yang tak asing bagi orang tua dengan anak balita. Di balik gejolak tantrum, tersembunyi rasa frustrasi, ketidakmampuan anak untuk mengekspresikan emosinya dengan kata-kata. Menenangkan anak tantrum membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan strategi yang tepat.
1. Tenangkan Diri Sendiri
Langkah pertama yang krusial adalah menenangkan diri sendiri. Menghadapi anak tantrum dengan emosi yang meledak-ledak hanya akan memperparah situasi. Tarik napas dalam-dalam, hitung sampai sepuluh, dan ingatkan diri bahwa tantrum adalah hal yang wajar terjadi pada anak balita.
2. Pahami Pemicu Tantrum
Cobalah untuk memahami apa yang memicu tantrum anak. Apakah karena kelelahan, lapar, haus, frustrasi, atau mencari perhatian? Dengan memahami pemicu, Anda dapat lebih mudah untuk mengantisipasi dan mencegah tantrum di masa depan.
3. Alihkan Perhatian Anak
Jika memungkinkan, alihkan perhatian anak dari sumber frustrasinya. Tawarkan mainan favoritnya, ajak bermain di luar ruangan, atau bacakan buku cerita yang menarik. Hal ini dapat membantu anak untuk melupakan rasa frustrasi dan menenangkan emosinya.














