Dirinya mencontohkan bahwa sebelumnya beberapa kasus pun sempat muncul seperti pencurian motor (curanmor). Informasi atau laporan seperti itu, sambung Reni, masih sering ia peroleh ketika masa reses dan turun ke kampung-kampung dari pengaduan warga.
Kendati demikian, pihaknya meyakini pihak-pihak terkait dalam hal ini kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan terhadap kasus kriminal.
“Saya meyakini pihak kepolisian lebih memahami dan sudah melakukan berbagai upaya. Dengan adanya kasus yang masih bermunculan saya mendorong pemkot untuk perkuat sinergi, libatkan juga partisipaksi masyarakat untuk sama-sama kita menciptakan Surabaya ini menjadi kota yang aman dan nyaman sesuai harapan warga. Jadi ini adalah tugas kita bersama,” jelasnya.
“Ini adalah PR kita, DPRD mendorong Pemkot bersama pihak terkait dalam hal ini kepolisian Polrestabes dan Polres Tanjung Perak, untuk semakin memperkuat Kota Surabaya sebagai kota yang aman melalui kampung aman, jalan raya aman,” sambung dia.












