-Mendengarkan dengan penuh empati: Dengarkan cerita mereka dengan penuh empati dan tanpa menghakimi.
-Validasi perasaan mereka: Akui dan validasi perasaan mereka, meskipun perasaan itu sulit untuk dipahami.
-Membantu mereka memahami trauma: Bantu mereka memahami bagaimana trauma telah memengaruhi mereka dan berikan informasi tentang dampak trauma.
-Mengajarkan mekanisme koping: Ajarkan mereka mekanisme koping yang sehat untuk mengatasi rasa sakit dan stres.
-Mendukung mereka dalam mencari bantuan profesional: Dorong mereka untuk mencari bantuan profesional dari terapis atau psikolog yang berpengalaman dalam menangani trauma masa kanak-kanak.












