Eri menyebut dirinya memiliki visi-misi perjuangan yang sama dengan PKB. Dia lantas mencontohkan sejumlah program yang telah dijalankan, seperti memberi perhatian ke pengurus tempat ibadah, beasiswa ke penghafal kitab suci, hingga pendampingan pengurusan sertipikat tanah rumah ibadah.
“Kebersamaan dengan kelompok-kelompok majelis taklim juga terus dilakukan. Kami juga berupaya bagaimana meneguhkan toleransi di Surabaya, yang juga sesuai dengan prinsip perjuangan PKB yang menjunjung sikap tawassuth dan tasamuh,” ujar Eri Cahyadi.
Eri menyebut bila kekuatan nasionalis dan religius bersatu di Surabaya, maka yang diuntungkan adalah masyarakat. Daya dorong pembangunan akan berjalan lebih optimal, sehingga dapat dirasakan publik. “InsyaAllah menjadi berkah bagi semuanya,” ujarnya.












