Ambruknya atap gedung kelas 6 A dan B ini sangat mengejutkan warga sekitar dna pihak sekolah. Sebab, bangunan tersebut dalam proses pengerjaan rehabilitasi.
“Kami sangat menyesali atas ambruknya gedung sekolah yang baru tahap rehabilitasi ini. Seharusnya tidak terjadi,” ungkap Subur heran.
Ia menduga, rangka bangunan atap gedung yang berbahan dasar galvalum ini tak mampu menahan beban genting. Ia pun meminta pihak sekolah maupun dinas melakukan evaluasi.












