Sebagai herbivora, Capybara menyantap berbagai jenis tumbuhan, mulai dari rumput dan daun hingga buah-buahan. Mereka menghabiskan sekitar 12 jam sehari untuk makan, memastikan tubuh besar mereka mendapatkan energi yang cukup.
Meskipun tergolong hewan pengerat, Capybara memiliki gigi seri yang terus tumbuh dan rahang yang kuat untuk mengunyah makanan kasar. Sistem pencernaan mereka pun unik, dengan bakteri khusus di usus yang membantu mencerna selulosa dari tumbuhan.
Capybara memainkan peran penting dalam ekosistem. Kotoran mereka menjadi sumber nutrisi bagi tanaman dan serangga, dan mereka sendiri menjadi mangsa bagi predator besar seperti jaguar dan anaconda. Keberadaannya di alam liar menunjukkan keseimbangan ekosistem yang sehat.
Namun, populasi Capybara terancam oleh perburuan liar dan hilangnya habitat. Konversi hutan menjadi lahan pertanian dan peternakan telah menyempitkan ruang hidup mereka, dan perburuan liar untuk diambil daging dan bulunya terus terjadi.












