Kedepan kata Asrilia, melalui kegiatan Ngobras dirinya akan intens mendengarkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.
“Terutama adek-adek Kartar tadi, serta ibu-ibu yang jadi pelaku UMKM. Kalau memang nanti kita dengan ngobras ini meluas, bukan hanya tingkat UMKM tapi juga istilahnya infrastruktur dan lainnya maka, kita akan sampaikan ke pemerintah. Kita menjadi wadah, kita menjadi jembatan untuk menyampaikan ke pemerintah,” sambungnya.
Tokoh perempuan yang pernah menjadi ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya ini meyakinkan bahwa dengan upaya seperti ini dirinya bisa dengan mudah menangkap pesan yang disampaikan oleh masyarakat.












