Tradisi memberikan coklat sebagai hadiah Valentine dimulai pada abad ke-16 di Eropa. Pada saat itu, coklat dianggap sebagai makanan mewah yang hanya bisa dinikmati oleh orang-orang kaya. Oleh karena itu, coklat sering diberikan sebagai hadiah kepada orang-orang yang dihormati, termasuk pasangan.
Pada abad ke-19, coklat menjadi lebih terjangkau dan populer di kalangan masyarakat umum. Hal ini menyebabkan coklat semakin sering diberikan sebagai hadiah Valentine.
Tren Coklat Valentine
Seiring berjalannya waktu, tren coklat Valentine juga terus berkembang. Saat ini, ada berbagai macam coklat Valentine yang tersedia di pasaran, mulai dari coklat batangan, coklat permen, hingga coklat buatan tangan.












