Namun, Dr. Puspita juga mengatakan bahwa teori kulit jeruk ini tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya indikator usia hubungan. Ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi usia hubungan, seperti kepribadian pasangan, gaya komunikasi, dan komitmen dalam hubungan.
“Teori kulit jeruk ini hanya bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk melihat kesiapan pasangan Anda dalam hubungan,” kata Dr. Puspita.
Jadi, apakah teori kulit jeruk ini benar-benar bisa memprediksi usia hubungan? Jawabannya mungkin bisa saja ya, tapi tidak selalu. Namun, teori ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk melihat kesiapan pasangan Anda dalam hubungan.(*)












