Dengan demikian, kawasan kota lama di zona Eropa akan cocok dikunjungi hingga malam hari. Apalagi, kawasan Eropa berdekatan dengan kawasan Pecinan yang berhiaskan dekorasi khas Chinatown. Para pelancong dengan mudah bisa melewati Jembatan Merah Surabaya, kemudian menuju kawasan Kya-Kya Kembang Jepun.
“Harapannya bisa hidup sampai malam hari. Cuma nanti akan berbeda aktivitasnya,” ujarnya.
Hidayat Syah menerangkan, selain mempermudah para pelancong bertandang ke kota lama dengan transportasi umum, Pemkot Surabaya juga memberikan ruang bagi para komunitas maupun agen tour dan travel menyediakan paket wisata. Salah satunya adalah walking tour yang digelar oleh agen tour dan travel dan beberapa komunitas yang ada di Kota Pahlawan.
Paket wisata yang sudah dijalankan seperti dari BersukaRia Walk dan Surabaya Walking Tour by Roodebrug. BersukaRia Walk menyediakan rute dari Taman Jayengrono – Jembatan Merah – Bangunan Bersejarah di Jalan Rajawali – Gedung Internatio – Gedung Telkom – Penjara Kalisosok – De Javasche Bank.
“Sedangkan Surabaya Walking Tour by Roodeburg menyediakan rute dari Taman Jayengrono – Viaduct Ex Halte Trem – Museum Hoofdbureau – bangunan bersejarah di Jalan Jembatan Merah, dan Jalan Veteran – Pos Bloc,” pungkasnya. (hadi)












