“Itu saya buktikan sejak awal dengan mendaftar ke Demokrat maupun Golkar. Tidak menutup kemungkinan nanti mendaftar ke partai lain. Mengapa? Sebab gotong-royong jati diri bangsa sesuai visi saya. Dengan jati diri bangsa Indonesia bersama kita sejahtera, termasuk lima misi yang pararel dengan Pancasila,” terang Gus Syaf.
Ditegaskan, dirinya tidak bermodal pepesan kosong. Namun dengan menawarkan sembilan program unggulan sehingga rakyat tidak membeli kucing dalam karung. Diantaranya adalah program Juling (Jumat Keliling).











