Menurutnya, uji terbang pesawat N219 sudah dipersiapkan secara matang. Mulai dari pemasangan kamera hingga ratusan sensor di badan pesawat angkut ringan tersebut. Sehingga, bisa terpantau dari darat.
“Nantinya sensor dan kamera di pesawat mentransmisi data ke pusat komando untuk dipelajari. Nantinya kalau ada yang kurang baik akan diberitahukan kepada pilot pesawat,” kata Andi.
Pesawat N219 dirancang untuk menerbangi daerah terpencil dengan kapasitas penumpang 19 orang. Pesawat N219 bisa digunakan untuk mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga bantuan saat bencana alam.(dtc/ziz)












