Dari program digitalisasi, lanjutnya, SIER melakukan implementasi ERP yang mengintegrasikan data dan transaksi seluruh proses bisnis dasar perusahaan. Mulai dari inventory dan material management, procurement management, sales management, planning dan budget management, financial dan cost control dan human resource management.
“Selain itu, SIER juga melakukan pengembangan banyak aplikasi diantaranya SIER Sport Arena (SSA), aplikasi Safety Management SIER (SEMAR), aplikasi IT Helpdesk, aplikasi E-Procurement, aplikasi Manajemen RKL-RPL, Sistem Aplikasi Informasi Manajemen Klinik SIER, aplikasi Digital Signature, serta penerapan Single Sign On melalui Aplikasi SSO. Secara total pengembangan aplikasi telah mencapai 70 persen dari target Blueprint Masterplan IT 2019-2023,” papar Didik.
Kepala Divisi Teknologi Informasi PT SIER, Dedi Apriyanto menambahkan, pengembangan aplikasi juga diikuti dengan penguatan infrastruktur IT melalui optimalisasi server utama, pembangunan server development, pembangunan server SSO, pembangunan server active directory, serta memulai penerapan DRC secara fisik maupun cloud.
“Serta dilengkapi dengan penguatan tata kelola ICT melalui perbaikan standar tata kelola, penyusunan pedoman dan kebijakan ICT, serta penguatan kapabilitas SDM dan struktur ICT,” jelas Dedi.














