Jika dilakukan check ulang oleh Pemkot, maka menurut Joni, perjuangan warga selama bertahun-tahun ini akan sia-sia, karena semuanya kembali mengulang dari awal. Untuk itu, warga akan nekat merobohkan bangunan itu, Minggu(13/8/2017) besok pagi.
Jalan akses pemukiman warga yang berbentuk ‘letter T’, sudah semakin sempit karena bangunan itu. Bahkan, tambah Joni, tak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan saat lewat berpas-pasan dari arah berlawanan.
“Aksi ‘Normalisasi Jalan’ akan dilakukan dengan memindah pagar yg menjorok ke jalan, memindahkan besi besi menyerupai besi terop yg menjorok ke jalan, memindahkan Pot, base, paving, pohon yang memakan badan jalan,” pungkasnya.












