Haerul menambahkan, pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan Polres Cilegon dan Inafis untuk menyelidiki penyebab ledakan.
“Dugaan masih dalam proses, inafis Reskrim olah TKP kita dari Polsek bertugas mengamankan TKP saja,” kata dia.
Sementara itu, korban tewas dibawa ke RSUD Drjatprawiranegara Serang untuk dilakukan autopsi sedangkan korban luka-luka dibawa ke RSUD Cilegon untuk mendapatkan perawatan.(dtc/ziz)












