Scrol ke Bawah
Example 120x600
Example 120x600
Cakrawala NasionalCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Kemenkes RI beri pujian, ternyata begini penanganan stunting di Surabaya 

×

Kemenkes RI beri pujian, ternyata begini penanganan stunting di Surabaya 

Sebarkan artikel ini

Jakarta, cakrawalanews.co – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), memuji penanganan stunting di Kota Surabaya. Pujian ini didasari karena keberhasilan Kota Surabaya dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dengan cara pendekatan spesifik dan sensitif secara bersama.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante S Harbuwono dalam sebuah acara Forum Merdeka Barat (FMB) bertajuk “Langkah Penting Turunkan Stunting” yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (26/6/2023).

Sponsor

“Luar biasa Kota Surabaya bisa menurunkan stunting begitu dahsyatnya. Itu karena pendekatan spesifik dan pendekatan sensitif dilakukan secara bersama-sama,” kata Dante S Harbuwono.

Menarik Dibaca:  Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Bojonegoro Tambah Anggaran Rp43 Miliar pada 2026

Wamenkes RI menyebut, bahwa penanganan stunting bukan hanya sekadar memberikan makanan kepada anak-anak. Namun, penanganan stunting itu harus dilakukan melalui pendekatan spesifik dan sensitif. Pendekatan spesifik itu misalnya, memberikan makanan tambahan kepada anak-anak hingga mencegah anak-anak tersebut sakit dan sebagainya.

“Sedangkan pendekatan sensitif itu berhubungan dengan faktor-faktor yang ada di lingkungan setempat. Misalnya, kemiskinan, sanitasi yang baik, kemudian masalah budaya di setempat dan sebagainya,” kata Dante.

Di samping itu, Wamenkes RI menyebut, bahwa upaya penanganan stunting tidak hanya membutuhkan komitmen dari pemerintah pusat secara eksklusif. Tetapi juga dibutuhkan peran dan komitmen pemerintah daerah seperti yang sudah dilakukan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. “Dan ini dibutuhkan kerja sama dari kementerian/lembaga,” ujarnya.

Menarik Dibaca:  Eks Hi-Tech Mall Surabaya Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan Hiburan Anak Muda

Di tempat yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memaparkan sejumlah strategi penanganan stunting di Kota Pahlawan. Strategi itu salah satunya dengan memetakan berapa banyak data jumlah bayi yang lahir setiap harinya. Dari data tersebut, kemudian dipisahkan per wilayah berapa bayi yang lahir normal dan stunting.

“Per hari harus tahu berapa bayi yang lahir di Surabaya. Karena bayi yang lahir ada di klinik, bidan, puskesmas dan rumah sakit. Mereka ini semua membuat laporan ke aplikasi Kementerian Kesehatan. Sehingga saya tahu berapa bayi lahir di Surabaya, yang stunting berapa,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Menarik Dibaca:  Gubernur Akmil Beri Pembekalan Geopolitik kepada Peserta Retreat SIG
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600