Politikus asal Partai Demokrat itu mengakui paska penanganan pandemi Covid-19, Dinas PU SDA Jatim dituntut untuk lebih berkreasi dan membuat skala prioritas mana yang sangat urgent (mendesak) sehingga perlu didahulukan penanganannya. Sebab pagu anggaran yang dialokasikan untuk Dinas PU SDA sangat terbatas.
“Pertimbangan lainnya, paska pandemi Covid-19 ibu Gubernur Khofifah pasti memiliki prioritas pembangunan yang perlu dilaksanakan di tahun 2023 terutama menyangkut pemulihan sektor ekonomi masyarakat sehingga banyak anggaran yang terserap kesana,” beber bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini.
Maka itu, Agung Mulyono berharap Dinas PU SDA segera membuat perencanaan yang baik terkait upaya normalisasi sungai dan sistem irigasi dengan skala prioritas. Mengingat bersamaan dengan pandemi, beberapa wilayah di Jatim saat musim penghujan kerap dilanda bencana hidrometrologi.
Di sisi lain, Agung juga mengapresiasi kinerja Dinas PU SDA Jatin yang turut memberikan sumbangsih besar terhadap pencapaian Jatim di sektor pertanian khususnya hasil produksi beras yang mengalami surplus sehingga Jatim menjadi lumbung pangan nasional.
“Jatim bisa swasembada beras itu tidak luput dari kinerja yang baik Dinas PU SDA sehingga ketersediaan air untuk kebutuhan seltor pertanian bisa terpenuhi dengan baik,” tegasnya.











