“Para calon semua memang sudah populer, namun mereka perlu didampingi tokoh profesional sehingga ada yang mengelola pemerintahan dari dua sisi, yakni kepopuleran dan profesional,” terang Oki.
Jatim secara ekonomi memang sudah bagus, namun sejak ekonomi Indonesia tidak stabil, Jatim juga terimbas. Apalagi pengangguran usia produktif juga menumpuk.
Dijelaskan, Indonesia dan jatim mendapat berkah bonus demografi pada periode 2018-2030 yang ditandai dengan melimpahnya jumlah penduduk angkatan kerja produktif.
“Bila dampak bonus demografi tidak terkelola dengan baik dan tepat, ini bisa jadi efek domino yang mengerikan, bisa meledak angka pengangguran dan kesenjangan ekonomi sosial yg melebar. Juga kemiskinan bisa makin dalam dan parah,” paparnya.











