Ia menegaskan, pihaknya akan memastikan apakah kartu tersebut memang milik warga Surabaya.
“Datanya resmi atau tidak, nanti kita check dan koordinasikan dengan teman-teman di lapangan,” tuturnya. Selasa (25/07).
Whisnu mengungkapkan, beberapa warga yang terdaftar, namun belum menerima, pada akhirnya menerima setelah diusulkan pemerintah kota ke pemerintah pusat.












