“Dan, bagi warga masyarakat yang membutuhkan, mereka sangat lega. Karena kalau membuang hajat, cukup di jamban di rumah sendiri,” terang Adi.
Politikus PDIP mantan wartawan itu sempat menjenguk pembangunan jamban di rumah Warsito, warga Pacar Kembang, Tambaksari.
Menurut Adi, pembangunan jamban sangat dibutuhkan di keluarga-keluarga tidak mampu, yang tinggal di perkampungan yang padat penduduk. “Karena keterbatasan biaya dan lahan, warga yang bersangkutan bertahun-tahun, berbulan-bulan, hidup tanpa jamban di rumah,” terangnya.
Wali Kota Eri Cahyadi membuat gebrakan. Yang semula anggaran pembangunan jamban berjumlah ratusan pada tahun berjalan, kini ditingkatkan berlipat-lipat lebih banyak.












