Ia lantas merinci, dimana jumlah total sampai bulan agustus 2022 itu kurang lebih ada sekitar 15 km yang terdampak.
“ Kita juga sudah menerjunkan puluhan petugas, hampir 120 petugas yang kita terjunkan untuk mempercepat target kami dan perbaikan pipa yang terputus karena box culvert maksimal 1 hari udah harus selesai dan disambung,” jelasnya.
Selain itu lanjut Arief, dampak tersebut terjadi hampir diseluruh zona pelayanan misal, Jl. Ambengan, Jl. Ngagel Jaya Tengah, Jl. Nambangan, Jl. Putat Jaya, Jl. Jarak, Jl. Nginden 1, Jl. Semampir sisi Timur, Jl. Simo Hilir, Jl. Dupak Rukun Barat, Jl. Bubutan, Jl. Tambaksari dan lain-lainnya.
“ Untuk Ambengan, itu masih kita sedang upayakan. Airnya ndak mati, tapi mengecil. Kita upayakan percepatan supaya pelanggan tidak merasakan dampaknya lebih dari satu hari,” lanjutnya.
Ia juga menyebutkan bahwa, pihaknya juga sudah melakukan langkah koordinasi dengan pihak Pemkot maupun kontraktor terkait keberadaan instalasi pipa yang masuk dalam kawasan pengerjaan proyek.












