Eri Cahyadi mengakui, Surabaya sebagai ibu kota Provinsi, kerap menjadi rujukan pasien dengan kondisi berat dari luar kota. Begitu pula yang meninggal dunia belum tentu ber KTP Surabaya.
“Alhamdullilah kemarin mungkin ada penghitungan kembali, yang akhirnya Surabaya Raya menjadi level 2,” ungkapnya.
Eri menegaskan, kondisi ini merupakan waktu yang tepat untuk membangkitkan ekonomi lagi.”Saya berpesan dengan kondisi ini, masyatakat jangan panik, tetap gerak ekonominya. Yang penting jaga protokol kesehatan. Dan booster dipercepat,” pesannya.












