AHY mengatakan, bonus demografi yang dialami Indonesia pada tahun 2030 sampai 2035 harus disikapi cara serius oleh pemerintah, agar bisa meningkatkan kualitas SDM generasi muda. Dengan peningkatan generasi muda yang berkarakter dan integritas, maka bonus demografi itu akan dimanfaatkan menjadi hal yang positif bagi pembangunan di Indonesia.
“Tahun 2030 sampai tahun 2035 Indonesia akan mencapai bonus demografi 70% penduduk itu mencapai usia produktif. Beliau (KH Miftahul) berpesan kepada kita bahwa perlu membangun generasi muda yang berkarakter dan berintegritas agar nanti bonus demografi tidak menjadi bencana demografi,” katanya.
Dari pantauan, pertemuan di kediaman KH Miftachul Akhyar, AHY ditemani sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat. Diantaranya Sekjen DPP Demokrat Teuku Rifky Harsya, Bendahara Umum (Bendum) DPP Demokrat Renville Antonio, Ra Hasani Zuber (Anggota DPR RI) dan Wakil Gubernur Jatim Emil E Dardak.
Dalam kesempatan itu AHY mengatakan, bahwa NU dan Partai Demokrat mempunyai kesamaan yakni sama-sama berkomitmen tinggi menjaga Islam moderat dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Spirit perjuangan para pahlawan untuk menjaga persatuan dinilai perlu diimplementasikan dalam gerakan politik yang dilakukan oleh partai Demokrat.












