Sementara itu Sahat Tua Simanjuntak yang ditanya soal renovasi gedung yang mendapat pujian dari Ketum DPP Golkar mengaku bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dari Ketua DPD Goilkar Jatim yang saat itu dijabat oleh Zainuddin Amali selaku Plt Ketua yang saat ini menjabat sebagai menteri Pemuda dan Olah Raga.
“Saya hanya diamanati untuk merenovasi gedung ini oleh Pak ZA (Zainuddin Amali) waktu itu Plt Ketua Golkar Jatim, yang ingin memberi legacy dengan merenovasi gedung ini. Waktu itu saya ditanya apa yg akan dibangun dulu, saya jawwab renovasi dan perluasan mesjid, makanya mesjid di Golkar ini yang direnovasi dului,” ungkap Sahat.
Selanjutnya, lanjut Sahat tahap kedua membangun 29 ruang ruangan di lantai 1 kantor DPD Golkar Jatim ini, “Ada 29 ruangan di lanatai 1 termasuk sekretariat Kosgoro dan Soksi . Baru tahap ketiga Ball room yang diberi nama Graha Beringin, dan tahap 4 pengecatan seluruh gedung. 4 taahap seperti Golkar nome urut 4,” jelasnya.
Meski tidak menyebut berapa biaya yang digunakan, namun Sahat menyebut renovasi ini tidak ada bantuan pemerintah sepeserpun, “Pak ZA tidak membolehkan saya meminta bantuan pemerintah jadi harus menggali dana sendiri. Maka saya pastika renovasi gedung ini murni dari uang kami, tanpa bantuan pemerintah. Jadi saya ini hanya komandan lapangan saja, semua ini adalah ide dan keinginan Pak Zakinuddin Amali yang dipersembahkan untuk Golkar Jatm,” pungkasnya. (Caa)











