Setelah meninjau perbaikan rumah warga kampung nelayan Nambangan yang atapnya ambruk, Cak Eri melanjutkan berdiskusi dengan camat dan lurah setempat. Saat itu, ia membicarakan kesejahteraan warga di kawasan pesisir Nambangan. Mulai soal subsidi solar, pemberdayaan istri nelayan dan bantuan perahu untuk nelayan.
“Ayo pak lurah, pak camat didata siapa saja yang profesinya sebagai nelayan. Yang punya perahu berapa, yang nggak punya perahu berapa orang. Itu didata,” kata Cak Eri.
Cak Eri mengatakan, pendataan tersebut penting, agar warga yang mendapatkan intervensi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tepat sasaran. Di tahun 2022, dia menjelaskan, fokus pada pemulihan ekonomi dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Pahlawan.
“Jangan sampai nanti subsidinya itu keliru. Kesejahteraannya nelayan harus jadi satu, maka dari itu, ini tugasnya Pak Lurah dan Pak Camat menyatukan datanya biar tepat sasaran. Di tahun 2022 nelayan Nambangan kudu (harus) makmur,” ujarnya.












