Jaonah sudah melaksanakan vaksin pertama pada Selasa (22/6) dan vaksin kedua pada Rabu (21/7) di Puskesmas Bandung. Jaonah yang pendengarannya sudah agak berkurang itu mengaku tidak ada efek samping yang dirasakan paska mengikuti vaksinasi.
“Mboten krasa nopo-nopo (Tidak merasa apa-apa),” ujar Jaonah ketika ditanya apa yang dirasakan setelah divaksin.
Sehari-hari wanita kelahiran 1930 ini masih beraktivitas, dengan menjadi perajin batik tulis. Jaonah memiliki lima orang anak dan dari lima anak tersebut dua diantaranya sudah meninggal dunia.
Terkait hal tersebut, Camat Tegal Selatan Sartono, menyampaikan bahwa vaksinasi lansia di Kecamatan Tegal Selatan memang terus digerakan. Menurut Sartono, Jaonah merupakan salah satu contoh lansia usia tertua yang sudah divaksin.












