“Menutup lokalisasi dolly merupakan terobosan yang sangat bagus, makanya hari ini (tadi pagi) kami ingin meninjau bentuk pelayanan disana pasca penutupan lokalisasi tersebut. Kebijakan ini turut mengurangi tingkat kenakalan pada orang anak hingga dewasa, khususnya masalah kesehatan,” ujar Yoto di sela-sela sambutannya.
Sekretaris Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Jawa Timur tersebut menambahkan, sesuai pesan ibu walikota penilaian ini diharapkan mampu memotivasi tenaga medis dalam melayani masyarakat. “Ingat esensi tugas kita adalah melayani masyarakat bukan mencari penghargaan,” tandasnya.











