Namun dirinya mengingatkan kepada seluruh staff, bahwa orientasi yang paling utama adalah melayani dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat, bukan mendapatkan penghargaan.
“Alangkah baiknya jika penghargaan diwujudkan dalam bentuk motivasi untuk semakin giat melayani masyarakat, khususnya di bidang kesehatan” tegas orang nomor satu di surabaya tersebut.
Ketua Tim Juri penilai tenaga kesehatan Provinsi Jawa Timur, Muhammad Yoto yang hadir bersama 7 juri lainnya mengungkapkan alasan memilih dan menilai tenaga medis teladan di surabaya. Baginya, laboratorium medis yang ada di puskesmas dan rumah sakit surabaya cukup lengkap dan apresiasi terkait peraturan dengan menutup kawasan eks lokalisasi dolly.











