Sementara Head Of Development and Program Putera Sampoerna Foundation (PSF), Juliana, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh PSF ini adalah bentuk dari sinergi yang diharapkan dapat mendukung program-program Pemprov Jatim untuk memajukan Pendidikan. “Program ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperluas akses pengembangan kompetensi guru di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan.”, ujar Juliana.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi, menjelaskan bahwa progam beasiswa Guru Binar tahap pertama ini akan diikuti oleh 3.000 guru SMA, SMK, MA dan SLB se Jatim dari target 40 ribu guru yang direncanakan. “Kerjasama ini selaras dari misi Nawa Bhakti Satya ibu gubernur yang termaktub dalam RPJMD Jawa Timur, khususnya misi jatim cerdas, dimana SDM ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembanguna di Jawa Timur,” ucap Wahid.











