AdvertorialHeadlineIndeks

Museum Olahraga, Penghargaan Bagi Atlet dan Pendobrak Semangat Berprestasi

×

Museum Olahraga, Penghargaan Bagi Atlet dan Pendobrak Semangat Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Museum olahraga yang ada dikawasan gelora pancasila yang barunsaja diresmikan oleh menteri sosial dan wali kota Surabaya bakal menjadi destinasi wisata baru dikota Surabaya
Museum olahraga yang ada dikawasan gelora pancasila yang barunsaja diresmikan oleh menteri sosial dan wali kota Surabaya bakal menjadi destinasi wisata baru dikota Surabaya

Museum olahraga yang ada dikawasan gelora pancasila yang barunsaja diresmikan oleh menteri sosial dan wali kota Surabaya bakal menjadi destinasi wisata baru dikota Surabaya
Museum olahraga yang ada dikawasan gelora pancasila yang barunsaja diresmikan oleh menteri sosial dan wali kota Surabaya bakal menjadi destinasi wisata baru dikota Surabaya

Gedung unik bercat serba merah itu berdiri kokoh di sisi utara Gelora Pancasila. Gedung dengan dua lantai itu berisi barang-barang berharga yang disumbangkan oleh para atlet berprestasi asal Surabaya.

Ya, itulah gedung Museum Olahraga Surabaya (MOS). Wujud penghargaan kepada para atlet berprestasi Surabaya, dan akan menjadi pendobrak semangat anak-anak Surabaya dalam meraih prestasi dalam bidang olahraga.

Museum yang terletak di Jalan Patmosusastro nomor 12 Surabaya itu, sudah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini pada Sabtu (08/05).

Hingga saat ini, sebanyak 235 koleksi tersimpan di dalam museum tersebut. Semua barang itu, pernah mengharumkan nama baik Surabaya di kancah nasional maupun internasional.

Museum tersebut merupakan impian Mensos Risma sejak menjabat Wali Kota Surabaya. Saat itu, ia menginginkan Kota Surabaya mempunyai banyak museum yang bisa digunakan sebagai tempat belajar atau menambah wawasan para pelajar dan juga masyarakat luas.

“Ini mimpi aku sudah lama sekali, mulai aku jadi wali kota. Aku ingin Surabaya ini banyak museum, karena sebetulnya banyak prestasi yang diraih oleh para senior-senior dari Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Ini bentuk penghargaan kepada mereka,” kata Mensos Risma.

Menurutnya, para atlet ini merupakan pahlawan masa kini. Mereka itu merupakan pahlawan yang juga sama membawa nama bangsa Indonesia hingga di kancah Internasional.

“Tidak mudah menjadi mereka berprestasi, saya mengalami sendiri, tahu persis karena dulu saya atlet. Jadi, mereka ini jam tidurnya di atur, jam makannya harus diatur, tidak sembarangan. Mereka ini sangat disiplin,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *