”Demikian pula kader yang duduk di struktur partai, semuanya bergotong royong membantu masyarakat menyelesaikan problematikanya,” papar anggota DPRD Jawa Timur tersebut.
Deni menambahkan, politik kebijakan para kader tersebut kemudian berpadu dengan pola komunikasi khas milenial. Setiap kepengurusan aktif menjalin komunikasi melalui media sosial. Para kader pun aktif di kanal media sosialnya masing-masing. Dan tidak sekadar aktif di media sosial, setiap kader PDIP juga responsif menjawab masalah atau pengaduan publik.
”Tidak sedikit kader PDI Perjuangan mengembangkan aplikasi untuk merespons setiap pengaduan. WhatsApp Center yang dimiliki kepala daerah, wakil kepala daerah, maupun anggota parlemen dari PDI Perjuangan sangat aktif,” jelas politisi muda tersebut.
”Inovasi kebijakan yang diusung para kader partai, inovasi program kegiatan partai, yang berpadu dengan pola komunikasi responsif dan cepat khas anak muda selama ini memang menjadi ciri gerak perjuangan partai ini,” pungkas Deni. (Caa)












