“Kapal ini dirancang sebagai kapal pendukungoperasi amfibi yang memiliki kemampuan mengangkut pasukan pendarat berikut kendaraan tempur beserta kelengkapannya. Kapal ini juga mampu mengangkut lima buah helikopter yakni tiga di geladak heli dan dua di hanggar,” kata Aslog Kasal, Laksamana Muda TNI Mulyadi, Jumat (28/4).
Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi desain semi siluman ini juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam. Proses pengerjaannya, kini baru dilakukan proses pemotongan plat pertama sebagai seremoni pembuatan kapal Landing Platform Dock (LPD) milik TNI AL tersebut.
Seremoni ditandai dengang penekanan tombol mesin CNC Plasma oleh Aslog Kasal. Lali dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara antara Dirut PT PAL dengan Aslog Kasal yang juga dihadiri Panglima Armada Timur, Laksamana Muda TNI Darwanto.












