Survei yang digelar pada 26 November sampai 3 Desember 2020 ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling di seluruh kecamatan terhadap 460 responden, margin error sebesar 4,65% dengan Tingkat Interval Kepercayaan 95%.
Hasil survei terbaru Alvara ini melengkapi berbagai riset lembaga lainnya yang juga mengunggulkan Eri-Armudji dengan selisih dua digit melampaui Machfud-Mujiaman. Di antaranya SMRC dengan elektabilitas Eri-Armudji 48,5 persen dibanding Machfud-Mujiaman 37,3 persen. Lalu Indo Survey and Strategi dengan elektabilitas Eri-Armudji 47,95 persen dibanding Machfud-Mujiaman 27,73 persen.
Demikian pula survei Cyrus Network yang mengunggulkan Eri-Armudji 55,3 persen dibanding Machfud-Mujiaman 33,8 persen. Surabaya Survey Center (SSC) juga menempatkan Eri-Armudji 49,9 persen, meninggalkan Machfud-Mujiaman 38,1 persen. Sedangkan Charta Politika menyebut elektabilitas Eri-Armudji 51,2 persen, meninggalkan Machfud-Mujiaman 40,7 persen.(hadi)












