Cakrawala DaerahIndeks

Beban Moral Keturunan Dewa

×

Beban Moral Keturunan Dewa

Sebarkan artikel ini

Atau dia Bisa berbangga diri dan tdk minder bahkan bisa sesumbar ketika bergaul dengan teman2 sepermainanya dengan mengatakan dirinya sebagai Keturunan Dewa mahluk yg paling mulia.

Dia beserta Petruk dan Gareng bs hidup mulia menikmati fasilitas Kedewaan yg dimiliki tdk usah bersusah payah mengasuh para Pandawa serta menjadi obyek kenakalan dari anak2nya yg nakal dan susah diatur seperti Orang tuanya.

Sambil tertawa kecil dan memegang perutnya yg buncit Semar Bangkit dari Lincak kemudian menyalakan Puntung Rokok klintinganya yg hampir padam seraya berkata :
Jangan sekali kali kamu mengaku sebagai keturunan para Dewa jika kelakuan dan akhlaqmu tdk mencerminkan perilaku dan akhlaq serta tindakan para Dewa.

Justru itu seharusnya menjadi beban karena menjadi keturunan Dewa haruslah bisa memberikan contoh dan teladan yg baik kepada masyarakat tdk malah berbuat sebaliknya yg malah justru merendahkan derajatnya sendiri sebagai pewaris para Dewa.

Sebelum Semar berkata lebih banyak Bagong berlalu sambil menelan sisa singkong rebusnya yg msh dalam mulutnya dia nyerocos :
Mir…mir….dasar Semir….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *