Hal ini karena secara kualitas personal Eri lebih disukai warga ketimbang Machfud. Buktinya, meski secara popularitas Eri dan Machfud relatif seimbang, yaitu masing-masing 81 persen dan 80 persen, tingkat kedisukaan Eri lebih besar yaitu 71 persen. Sedangkan Machfud hanya 66 persen.
“Sikap santun Eri menjadi daya tarik bagi warga. Positioning Eri sudah tepat, yaitu santun. Sedangkan positioning Machfud cenderung agresif, rupanya itu malah tidak disukai warga,” ujar Andri ketika dihubungi, Selasa (23/11/2020).
Menurut Andri, rentang waktu survei SMRC pada 11-18 November digelar seusai debat perdana pada 4 November, sehingga memberi preferensi kepada warga tentang kualitas calon selama debat.
“Artinya, usai debat orang lebih menyukai Eri karena beberapa alasan,” lanjutnya.



