Cakrawala JatimIndeks

Warga Wadul Ke Komisi E Terkait Pemotongan Bantuan PKH Agen BNI 46 di Sidoarjo

×

Warga Wadul Ke Komisi E Terkait Pemotongan Bantuan PKH Agen BNI 46 di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

Perwakilan KPM PKH yang menjadi korban pemotongan dari agen BNI 46 mengaku awalnya tidak tahu kalau bantuan dari pemerintah dipotong oleh agen. Sebab, dia tidak pernah mengerti berapa uang yang ditransfer ke rekeningnya lantaran kartu ATM miliknya dibawa agen BNI 46.

“Saya curiga karena jumlah uang yang saya ambil melalui agen BNI 46 tidak sama dengan KPM yang lain, padahal biasanya sama. Kecurigaan itu saya laporkan ke pendamping PKH, dan setelah ditelusuri ternyata ditemukan pemotongan itu,” kata warga dusun Kaweden RT 21/RW 06 Kedensari Tanggulangin Sidoarjo yang namanya enggan disebut.

Sementara itu, salah seorang pendamping PKH Sidoarjo dihadapan anggota DPRD Jatim menjelaskan bahwa upaya pemotongan itu terlihat setelah rekening KPM PKH yang wadul diprint. Hasilnya, memang ada pemindahan ke Ratna (Agen BNU 46) yang nilainya bervariasi antara Rp.50 ribu hingga 100 ribuan per KPM.

“Setelah kami desak, agen BNI yang bersangkutan akhirnya mau mengembalikan ke KPM. Tapi hanya seeorang sedangkan yang lain tidak. Makanya kami melapor ke DPRD Jatim supaya kasus ini menjadi perhatian,” beber pria berpenampilan kalem ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *