“Kami bersama Pak Machfud menggagas program rumah sehat dan indah guna memperbaiki estetika Kota Surabaya. Tentunya, untuk menata kota ini pemerintah kota dan pengusaha real astate harus hadir mengembangkan kawasan dengan mendirikan hunian vertical,” terangnya.
Hal yang lebih menarik lagi, lanjutnya, rumah-rumah sehat dan indah tersebut dibangun dengan dana APBD Kota Surabaya sebesar 10 triliun.
Sedangkan lahan disediakan oleh pemerintah kota, baik melalui mekanisme pembebasan lahan milik warga dengan sistem ganti untung maupun menggunakan lahan aset pemerintah kota.
“Suksesnya pembangunan rumah sehat dan indah bukannya tanpa hambatan. Namun, dibutuhakan edukasi-edukasi bertahap kepada warga untuk merubah prilaku dari lingkungan rumah kumuh menjadi rumah sehat dan indah,” pungkasnya.(hadi)












