Pria yang pernah menjadi ketua FKPPI Jatim ini bahkan menegaskan bahwa DPD Golkar Jatim tidak hanya mengukur sampai kabupaten kota saja tapi juga hingga pengurus tingkat kecamatan. “Kami berkepentingan membuat fresh psngurus (Golkar) tingkat kecamatan. Itu makanya hari ini kita sudah melakukan verifikasi pengurus kecamatan se Jatim. Kami cek satu satu, ini masih aktif apa tidak, ada apa tidak. Kalau ada yang tidak beres maka ketua DPD kota kabupaten kita panggil ke (DPD Jatim) Surabaya. Sehingga bahkan sampai tingkat kecamatan kita ingin semangatnya benar benar fresh,” tegas Pria yang juga penghobi burung berkicau ini.
Sementara itu ketua bidang kaderisasi Kodrat Sunyoto mengingatkan bahwa untuk menjalankan organisasi maka haruslah kader yang memenuhi PDLT, “Di Golkar kita mengenal PDLT, yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. Jadi yang jadi ketua atau pengurus harus penuhi standart itu. Bukan karena dia orang siapa, anak siapa, tapi karena kemampuan dan memenuhi PDLT itu tadi. Sehingga yang duduk di kepengurusan adalah kader yang tangguh dan pilihan,” pungkas Kodrat.
Rencananya Musda kabupaten kota akan dimulai dari Tuban dan Lamongan, 11 Juli. Dilanjut Gresik dan Surabaya pada 12 Juli 2020, Lalu dilanjutkan di 15 kabupaten lainnya. (Caa)












