“Penanganan ini akan mengurangi jumlah panjang jalan dengan lebar belum standar (> 7 meter) dari 702 km menjadi 626 km,” jelas Benny.
Masih menurut Benny, upaya-upaya itu sangat penting karena kebutuhan masyarakat jauh lebih tinggi dari kondisi kemantapan jalan provinsi, serta anggaran untuk penanganan jalan. Terdapat ketidakseimbangan antara tingkat pertumbuhan kendaraan dan pelaksanaan peningkatan kapasitas jalan. Selain itu, terdapat beberapa ruas jalan dengan lebar kurang dari 7 meter (belum standar) dan beberapa ruas jalan dengan volume lalu lintas jauh melebihi kondisi kapasitas jalan.
Pemprov Jatim juga terus melakukan pemeliharaan rutin jalan dengan peralatan mekanis pada seluruh ruas jalan provinsi sepanjang 1421 km, pemeliharaan rutin seluruh jembatan provinsi. Pemeliharaan rutin jalan menggunakan peralatan mekanis, pada kondisi baik dan sedang, menuju jalan provinsi dari zero hole menjadi zero crack.












