Eeb, pria asal Kenjeran dengan karya lukisan kaligrafi dengan medium cowek memberikan kesan unik diantara banyaknya pedagang di bazar barang seni. Pria yang sudah lima tahun berkecimpung di bidang lukisan cowek ini merasa, dengan adanya acara seperti ini, ia merasa lebih tertantang untuk semakin berinovasi dalam berkarya.
Herry menambahkan, bagi masyarakat yang ingin berkecimpung langsung di kegiatan Tunjungan Art 2015, bisa langsung menghubungi panitia di lokasi. Siang harinya, ada partisipan yang ingin unjuk kebolehan menari sufi, dan langsung dicarikan waktu untuk menampilkan tarian tersebut.
Dalam menghidupkan kembali Kawasan Jalan Tunjungan, kedepan pihaknya akan terus meramaikan dengan berbagai pertunjukan seni di Museum Surabaya.












