Lebih lanjut dikatakan Iqbal, ada beberapa faktor yang membuat adanya kenaikan tarif, diantaranya sudah hampir 11 tahun, sejak tahun 2006, tarif air PDAM tak pernah naik. Padahal, biaya operasional dari tahun ke tahun mengalami peningkatan secara signifikan.
Serta faktor yang kedua adalah akibat murahnya tarif PDAM, pemakaian air warga Surabaya justru melebihi penggunaan air warga kota.
Ia mengungkapkan, pemakaian air para pelanggan PDAm untuk kota besar rata-rata 140 liter per orang per hari. Sementara, penggunaan air PDAM di Surabaya tiap orang per hari mencapai 190 – 200 liter.
“Pemakaiannya, jauh di atas rata-rata. Harga Prokok Produksi Rp. 2.100 per meter kubik. Sedangkan untuk rumah tangga sangat sederhana 10 meter kubik pertama tarifnya hanya Rp. 350,” ungkap Iqbal












