“Maunya jadi pekerja administrasi, padahal kita sudah pakai system elektronik semua,” katanya
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Surabaya, Imam Siswandi mengatakan, dari 790 orang jumlah pelamar kerja di lingkungan pemerintah kota, sekitar 200 lebih sebenarnya sudah disalurkan pemerintah kota ke perusahaan swasta dan badan usaha lainnya.
“Sekitar 70 orang disalurkan ke wasta melalui Disnaker,” jelasnya
Menurutnya melalui pengarahan yang disampaikan Walikota, pihaknya ingin mendorong warga untuk membuka sector usaha sendiri. Ia menyatakan, pemerintah kota siap membantu untuk memberikan berbagai pelatihan, mulai pembuatn produk makanan, handycraft, hingga pembukuan.
“Kita kan punya program pahlawan ekonomi maupun anak-anak muda pejuang ekonomi” ungkapnya
Imam Siswandi mengungkapkan, sebanyak 790 lamaran kerja ke pemerintah kota berlangsung sejak 2014 hingga 2016. Dan, para pencari kerja yang melamar ke pemerintah kota background pendidikannnya mulai SD hingga S-2. Namun, ia menurutnya terbanyak berlatarbelakang sarjana.











