Di momentum yang baik ini, Hendadi menjelaskan bahwa gejala virus corona dimulai dari gejala demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan hingga letih dan lesu. Namun, perlu digarisbawahi jika penderita tidak pernah berpergian ke negara endemis atau tidak memiliki riwayat berkomunikasi langsung dengan orang Cina berarti hanya flu biasa. “Tetapi jika penderita gejala tersebut memiliki riwayat, perlu diawasi dan diperiksa lebih lanjut selama 14 hari,” kata Hendadi.
Seperti kasus mahasiswa asal Kabupaten Tegal AYFL, usia 21 tahun yang menempuh pendidikan di Guangzhou, China. Sampai saat ini Dinkes Kabupaten Tegal masih memantau kondisi fisik mahasiswa asli Adiwerna itu. “Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan, walaupun saat pemeriksaan tidak terdapat tanda-tanda gejala virus corona. Namun, kita belum memperbolehkan yang bersangkutan untuk keluar atau berpergian dari rumah. Karena kita masih memantaunya selama 14 hari kedepan,” terang Hendadi.












