Ardie menjelaskan, target utamanya yaitu melestarikan budaya. Menurutnya, jika ditelusuri dari aspek budaya pencak silat merupakan warisan budaya yang patut dibanggakan. jika terus dijaga budaya ini, selain kesehatan juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, salah satunya untuk daya tarik pariwisata. Berbicara target peningkatan prestasi, Ardie yang juga pesilat Pagarnusa ini meminta pengprov memberikan arahan dan masukan. Mari kita kerja, tak harus keras agak santai tetapi yang pasti berorientasi pada hasil, ujarnya.
Senada dengan Ardie, menurut Harry pencak silat merupakan warisan budaya yang harus kita rawat dan angkat. Pencak silat juga merupakan salah satu pemersatu bangsa, tambahnya.
“Jangan hanya tarian, pencak silat pun bisa untuk pembukaan acara-acara kedinasan”, usul Ardie kepala Kadis Porapar. Tahun lalu Dinas Kominfo Kabupaten Tegal juga pernah menggunakan pencak silat ketika pembukaan festival tegal, ungkap Ardie.












