“Insya Allah kita optimis, kita akan terus membuat ecoprint dan nantinya akan kami tampilkan ke masyarakat luas di Slawi Expo Hari Jadi ke 419 Kabupaten Tegal. Karena menampilkan hasil karya berupa makanan atau minuman itu sudah biasa, kita akan menampilkan ecoprint,” tuturnya.
Salah satu peserta Khosiroh (50) menuturkan bahwa dirinya sangat senang dan antusias dengan pelatihan ecoprint. Karena sebelumnya tidak pernah diadakan pelatihan seperti ini. “Seringnya itu pelatihan membuat kue kering, itu sudah biasa. Ini baru pertama kali, teknik ini juga mudah diterapkan di rumah. Selain itu juga hemat, efisien dan ramah lingkungan,” ucapnya. (Oka/Dasuki)












