Meski begitu, Irvan memastikan bahwa yang boleh parkir di Terminal Intermoda Joyoboyo itu bukan hanya pengunjung KBS saja. Tapi semua masyarakat, khususnya yang ada di kawasan Wonokromo. “Bisa juga dijadikan tempat parkir untuk sekolahan dan perbank-an juga. Kita sosialisasikan terus ke kelurahan-kelurahan di sekitar sini,” ujarnya.
Irvan menambahkan, tarif parkir di TIJ itu masih relative murah. Khusus untuk roda dua, tarifnya hanya Rp 2 ribu. Sedangkan untuk roda empat, tarifnya hanya Rp 3 ribu. Rencananya, tarif tersebut akan diberlakukan hingga akhir tahun ini, karena tahun depan sudah akan diberlakukan tarif parkir progresif. “Rencananya tahun depan memakai tarif sesuai perda, yaitu tarif parkir progresif,” tegasnya.
Tidak hanya itu, tahun depan, Dishub akan memberlakukan pembayaran non tunai di Terminal Intermoda Joyoboyo itu. Pembayaran dengan memakai e-payment itu berlaku bagi semua pelayanan di TIJ.
“Nanti kita akan bekerjasama dengan perbank-an, e-paymentnya nanti hampir sama dengan kartu untuk masuk tol,” pungkasnya.(hdi/cn02)












