Masyarakat agar secara sadar dan nyata membumikan kehidupan yang bersahaja dengan mengedepankan kesederhanan, berperilaku sopan, santun, lebih bermoral dan beradab serta harus selektif dalam memilih organisasi. “ Kami tetap berharap kepad permerintah bersama aparat untuk tetap melakukan pengawasan terhadap figur dan organisasi yang berbau radikal” harapnya.
Bupati Tegal Hj. Umi Azizah dalam sambutannya mengungkapkan keberhasilan kepemimpinannya dengan Ki Enthus Susmono telah berhasil membawa Kabupaten Tegal pada kondisi yang lebih baik. Keberhasilan pembangunan Kabupaten Tegal banyak mendapat pengakuan – pengakuan pemerintah provinsi, pusat dan lembaga – lembaga lain dalam bentuk penghargaan – penghargaan.
Begitupun setahun memimpin bersama wakil bupati Sabilillah Ardie juga telah banyak capaian keberhasilan pembangunan. Ini tentu membanggakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tegal. “Sejak awal kepemimpinan kami fokus memperbaiki kesejahteraan masyarakat sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat kabupaten Tegal semula peringkat 34 hari ini kita sudah berada di peringkat 3 se Jawa Tengah. Ini artinya tingkat kemiskinan semakin turun dan pemerintah daerah telah mampu membangun dengan baik kesejahteraan masyarakatnya” kata Umi .
Sementara prosesi Konfercab GP Ansor telah menetapkan secara aklamasi Nur Fanani sebagai ketua terpilih sebagai ketua PC GP Ansor untuk masa khidmat 2019 – 2023 Konfercab diikuti perwakilan PAC dan Ranting se Kabupaten Tegal bertempat di gedung PC NU ini memuncul dua kanididat ketua yakni H. Miftahudin dan Nur Fanani.












