“Di tubuh Almarhum terdapat luka lebam pada bagian wajah serta luka sayatan benda tajam pada kaki kiri. Namun pihak keluarga meminta jenazah untuk dibawa pulang dan dimakamkan,” ucap Dipo.
Sementara dibenarkan Kadus Curug, Sandrio, bahwa Almarhum memang menderita gangguan jiwa tahunan. Sudah meninggalkan rumah selama dua hari dan berpamitan kepada orang tuanya untuk naik Tower Indosat. Warga sebelumnya juga sudah beberapa kali melihat Syefudin menaiki tower tersebut.
“Pada hari Sabtu (7/12), Almarhum mengatakan kepada saya dan warga lainnya bahwa dirinya akan bunuh diri dengan melompat dari tower Indosat,” ucapnya.












