Dengan terjaganya stabilitas Dewan, maka kata anggota DPRD Jatim Fraksi Golkar ini, pemerintah pun juga akan kondusif. “Pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten akan kondusif. Partai Golkar akan selalu berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah agar kesejahteraan rakyat dapat terus ditingkatkan,” imbuhnya.
Ia juga optimistis keputusan mundurnya Bamsoed ini akan membuat Munas berakhir aklamasi. Apalagi, mundurnya Bamsoet disebut menjadi persaingan menuju Golkar 1 tertutup. “Kami optimis, (pemilihan ketua umum) akan berlangsung aklamasi,” tambah Pranaya.
Terkait 7 calon lainnya yang masih maju menyaingi Airlangga Hartarto, Yudha mengatakan semua punya hak untuk maju, namun dalam tata tertib maupun aturan harus didukung 30 persen dan dibuktikan dengan syarat surat dukungan. “Kalau melihat itu, tidak ada yang bisa memenuhi kecuali Pak Airlangga. Sehingga, kami optimistis aklamasi, Pak Airlangga akan jadi ketua Umum DPP Partai Golkar untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya. (caa)











