Cakrawala Jatim

Reses DPRD Jatim, Pemuda Jember Ingin Becak Diganti Transportasi Online

×

Reses DPRD Jatim, Pemuda Jember Ingin Becak Diganti Transportasi Online

Sebarkan artikel ini

Hartanto menginginkan transportasi di Jember berupa kendaraan online. Mengingat saat ini era teknologi sehingga anak-anak muda bisa mendapatkan pekerjaan. Pemuda lain di Jember yang ikut Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) juga memprotes Pemkab Jember melalui Dinas Pariwisata yang kurang memperhatikan pencak silat modern. Selama ini banyak pesilat dari Jember, namun kurang mendapat apresiasi dari pemkab. “Tidak difasilitasi oleh Dinas Pariwisata. Soal pencak modern, mohon tegurkan bupati kami (Bupati Faida), karena banyak pesilat dari Jember. tapi kurang diapresiasi oleh pemerintah Jember,” papar pemuda tersebut.

IPSI Jember merasakan perbedaan antara perhatian Bupati Jember periode sebelumnya, MZA Jalal dengan Bupati saat ini, Faida terhadap organisasi pencak silat. Dimana era Bupati Jalal perhatian ke pencak silat cukup menggembirakan. “Tidak sama dengan jaman Bupati Jalal. Karena cukup memberi sarana. Kalau sekarang tidak diberi sarana, Bahkwan tidak sama sekali,” ungkapnya.

Kurang perhatian pemkab tersebut terlihat dari sarana pencak silat. Dimana organisasi pencak silat tidak memiliki matras. Padahal pencak silat dari Jember mampu mewakili cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sementara Anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari saat reses di jalan Jumat Jember tak memungkiri selama dirinya kampanye dan reses banyak pemuda yang butuh pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. Maka, dirinya komitmen menggarap potensi wisata. Seperti halnya, pekerbunan, hutan dan obyek wisata lainnya. Bidang-bidang ini bisa dieksplore dan digarap untuk menjadi pendapatan desa. “Kita siapkan SDM Terutama Infrastruktur terkait jalan, penerangan, keamanan, dan SDM,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *